Chitika

if (window.CHITIKA === undefined) { window.CHITIKA = { 'units' : [] }; }; var unit = {"calltype":"async[2]","publisher":"ninafatmawati","width":550,"height":250,"sid":"Chitika Default"}; var placement_id = window.CHITIKA.units.length; window.CHITIKA.units.push(unit); document.write('
'); }());
Showing posts with label pembukuan keuangan. Show all posts
Showing posts with label pembukuan keuangan. Show all posts

Sunday, September 6, 2015

Pembukuan Dalam Sebuah Bisnis

Pembukuan dalam sebuah bisnis, dalam menjalankan sebuah bisnis kita memerlukan adanya pembukuan sebagai sebuah data pengeluaran anggaran dan keuntungan yang diterima maupun target dari bisnis yang anda jalankan, pembukuan merupakan sebuah hal yang tidak boleh dilupakan dalam menjalankan sebuah bisnis. Banyak orang berfikir bahwa dalam membuat sebuah pembukuan adalah hal yang sulit, namun jika anda mengetahui langkah - langkah dalam sebuah pembukuan tersebut maka hal ini akan menjadi mudah dan tidak merepotkan kita untuk membuat data ulang dari apa saja yang telah kita lakukan.

Kali ini saya akan membahas sedikit langkah - langkah Pembukuan dalam sebuah bisnis untuk memudahkan anda menjalankan usaha bisnis anda.

1. Mebuat sebuah analisis data dalam setiap transaksi
proses dalam membuat pembukuan kita dapat mengumpulkan data transaksi penjualan atau pengeluaran barang maupun pemasukan keuntungan pada setiap transaksi, anda dapat membuat data sebuah transaksi seperti halnya nota, kwitansi, surat perjanjian dan sebagainya. dari data - data yang telah kita kumpulkan tersebut kita dapat membuat analisa pengeleruan maupun pemasukan untuk melancarkan anggaran bisnis yang kita jalankan.

2. Membuat jurnal catatan transaksi
setelah melakukan analisa pengumpulan data transaksi yang anda dapatkan kita dapat membuat sebuah jurnal catatan transaksi, anda dapat membuat data sepertihalnya tanggal, slip transaksi, nomor transaksi, keterangan transaksi, debet, kredit, saldo. langkah ini dapat anda lakukan setiap anda melakukan sebuah transaksi atau setiap harinya atau perminggu, namun akan lebih baik data yang anda masukan kedalam jurnal adalah ketika setiap ada transaksi baru terjadi agar data yang anda masukan lebih valid.

3. Membuat catatan data dalam buku besar
sebelumnya dalam sebuah jurnal catatan transaksi anda tidak dapat membagi dalam sebuah kategori - kategori atau dalam sebuah pengelompokan. Seperti halnya pemasukan, pengeluaran, hutang dan sebagainya, membuat catatan data dalam buku besar memang sangat penting mengingat setiap hari, minggu, bulan transaksi yang terjadi harus ada dalam setiap pembukuan tersebut.
Dengan membuat

4. Mengukur data yang telah anda buat
Setelah anda membuat buku besar anda dapat mengukur keseimbangan saldo dan debit yg ada. Jika kesimbangan data tidak sama kemungkinan ada data yang belum anda catat sehingga besar saldo dan debet pada usaha yg anda jalankan tidak seimbang. Bahkan kemungkinan kesalahan penghitungan atau kelalaian anda dalam bertransaksi bisa membuat keseimbangan itu tidak sama hal ini dapat membuat anda kebingungan dalam melakukan transaksi selanjutnya, jika anda menemui hal seperti ini hal yang baik untuk anda lakukan adalah mengecek ulang data yang ada dari setiap transaksi dan pembukuan yang telah anda lakukan sampai tahap ini.

5. Membuat laporan keuangan
Setelah membuat pengukuran keseimbangan anda harus membuat laporan keuangan jika keseimbangan itu telah mencapai kesamaan, laporan keuangan ini adalah data yang menuju pada perhitungan laba,tuh,pengeluaran dan modal telah anda terima dan anda lakukan, dengan ini anda dapat mengetahui seberapa besar bisnis yang anda jalankan dan anda juga dapat melihat seberapa kuat bisnis anda tersebut agar tetap berjalan dengan baik, karena dari hasil keuangan inilah anda akan mengerti benar bisnis yang anda lakukan.

Thursday, September 3, 2015

Langkah Mendirikan Warung Kelontong

Langkah mendirikan warung kelontong, pada pembahasan kali ini saya akan membahas langkah mendirikan warung dengan peluang bisnis rumahan warung kelontong, dalam artikel sebelumnya telah saya bahas bagaimana peluang mendirikan warung kelontong. Salah satu kendala yang sering di keluhkan adalah modal yang terbatas, sesungguhnya tidak harus menunggu modal untuk melengkapi keperluan untuk membuka warung kelontong tersebut, sesungguhnya kita dapat menjalankan dengan meminjam modal kepada saudara, orang tua, orang terdekat kita atau bank.

Langkah yang harus kita lakukan untuk mendirikan warung kelontong adalah:

1. lokasi usaha
Jika anda ingin menekan modal yang ada anda dapat memanfaatkan rumah sebagai tempat yang akan di jadikan toko/warung kelontong ini. Namun yang perlu anda perhatikan adalah adanya pelaku bisnis dan pembeli jika sudah banyak pelaku bahkan ada pelaku bisnis yang berani membuka toko yg besar sedangkan tingkat pembeli di sekitar terhitung sedikit saya rasa akan susah untuk berkembang. Akan lebih baik jika anda sebagai orang baru pelaku bisnis warung kelontong memiliki tempat atau rumah yang strategis sehingga anda dapat menekan modal karena tidak perlu menyewa tempat.

2. Persediaan barang
Dalam melakukan bisnis usahakan barang yang kita kelola harus selalu ada dan lengkap. Anda dapat mengambil pasokan barang dari distributor/grosir dengan harga yang murah atau bahkan dapat melakukan melakukan belanja eceran. Jika kita mengambil barang dari distributor atau grosir biasanya harga yang di tawarkan adalah harga miring karena barang - barang yang kita ambil adalah produk yang nantinya akan di jual kembali.

3. Pembukuan keuangan
Menerapkan pembayaran secara tunai dan tidak menerima bon atau utang, memang bisnis ini kerap untuk di hutangi namun jika kita menerapkan pembayaran secara tunai tidak menerima hutang maka pelanggan akan menerapkan ketentuan yang telah kita buat. Memang hal ini sulit untuk diterapkan sebagai ketentuan biasanya karena orang terdekat, keluarga, dan tetangga.

4. Menerima barang titipan
Kita dapat melengkapi barang kita dengan menerima titipan dari orang lain yang mempunyai produk jual namun tidak mempunyai tempat untuk menjual, dengan adanya titipan ini kita dapat mengambil harga yang kita tentukan dengan orang yang menitipkan barang tersebut.

5. Memberikan pelayanan yang baik
Dengan memberikan pelayanan yang baik kita dapat memberikan kepuasan terhadap para konsumen.

6. Menerima jasa antar barang
Dengan menerima jasa antar barang kita dapat memberikan harga sebagai jasa antar kepada pelanggan jadi konsumen pun akan senang dengan kualitas pelayanan yang kita berikan.

Langkah - langkah di atas adalah dari perbincangan saya dengan penjual toko kelontong yang ada di lingkungan saya.
Semoga artikel ini dapat memberikan pencerahan bagi anda yang ingin melakukan bisnis.

Chitika

Kumpulbloger.com

Statistik

Blog Archive

tipsbisnisan.blogspot.com. Powered by Blogger.

Blog ini menampilkan informasi seputar usaha dan bisnis untuk kalian yang ingin memulai bebrbisnis

BTemplates.com