Chitika
if (window.CHITIKA === undefined) { window.CHITIKA = { 'units' : [] }; };
var unit = {"calltype":"async[2]","publisher":"ninafatmawati","width":550,"height":250,"sid":"Chitika Default"};
var placement_id = window.CHITIKA.units.length;
window.CHITIKA.units.push(unit);
document.write('');
}());
Showing posts with label analisa. Show all posts
Showing posts with label analisa. Show all posts
Wednesday, February 15, 2017
Household appliances business
Demand for household appliances goods is very high. Every home or family certainly are in need of these items. Of course this is a promising business opportunity. for those of you who intend to open the following articles of this business that you should read!Consumer
Target market for household appliances store, namely mothers - mothers and new families who need household appliances to run a family activity day - day. This equipment is easier for the mother-housewife to do her homework. Such as, sweeping, mopping, washing, cooking and so forth. The equipment is simple but has an important role in homework.
Product Info
If we look, consumer demand for household appliances into a very good chance to run. Goods or equipment that could be sold include plates, spoons, cups, brooms, chamois cloth, duster, wipers, brushes, buckets, wastebaskets, soap, a spoon and so on.
Most equipment is sought Mothers, items made of plastic, because it is not easily broken, light and the price is more affordable. Compared to plastic, glass products relatively more expensive and breakable. In addition to plastic, there is also equipment made of metal such as cookware is made of zinc, copper or aluminum.
Marketing
To help business marketing home appliances, usually these products are marketed by opening a store or kiosk that instantly install the product. So that the consumers know that there is an appliance store. In addition to promotions, it could also give certain discounts and bonuses for purchasing products in large quantities.
excess effort
This business is not capital intensive, so you can try it out as a sideline. Needs of the housewives will be home appliances, will be growing every day.
lack of effort
This business has been a lot of people running, start by opening small shops to open a grocery store household appliances were quite large and full. Therefore, you should provide a new innovation for your business, so as not to lose competitiveness with existing business long.
key to success
To run this business, you should choose a quality product. Because consumers, especially the mother - the mother, will be more observant in choosing products. Additionally provide competitive prices, as housewives most like with the items that are slightly skewed or cheap.
Business analysis
Initial capital:
Equipment:
Storefront 2 pieces Rp 3,000,000.00
Iron rack Rp 1,400,000.00
A plastic chair Rp 200,000.00 +
The amount of USD 4,600,000.00
Initial inventory Rp 6.000.000,00
Plastic bags Rp 50,000.00
Calculator Rp 50000.00
Promotion Rp 200.000,00+
Total Initial Capital US $ 10,900,000.00
Depreciation of equipment:
The life span of 4 years.
Residual value of USD 1000.00.
Depreciation per month = (Rp 4,600,000 - Rp 1,000): 48
= Rp 95813.00
The turnover per month:
Rp 200,000.00 x 30-day Rp 6.000.000,00
Operating Costs per month:
Rent a place (USD 10m per yr) Rp 834,000.00
The cost of goods Rp 1,750,000.00
Employee salaries Rp 650,000.00
Equipment depreciation Rp 95813.00
Transport Rp 300,000.00
Electricity and telephone Rp 300,000.00 +
The amount of USD 3,929,813.00
Gains Per Month:
(USD 6,000,000.00 - USD 3,929,813.00) = USD 2,070,187.00
ROI (Return on Investment)
(Initial capital: profit per month) = <6 months
Sunday, September 6, 2015
Pembukuan Dalam Sebuah Bisnis
Pembukuan dalam sebuah bisnis, dalam menjalankan sebuah bisnis kita memerlukan adanya pembukuan sebagai sebuah data pengeluaran anggaran dan keuntungan yang diterima maupun target dari bisnis yang anda jalankan, pembukuan merupakan sebuah hal yang tidak boleh dilupakan dalam menjalankan sebuah bisnis. Banyak orang berfikir bahwa dalam membuat sebuah pembukuan adalah hal yang sulit, namun jika anda mengetahui langkah - langkah dalam sebuah pembukuan tersebut maka hal ini akan menjadi mudah dan tidak merepotkan kita untuk membuat data ulang dari apa saja yang telah kita lakukan.Kali ini saya akan membahas sedikit langkah - langkah Pembukuan dalam sebuah bisnis untuk memudahkan anda menjalankan usaha bisnis anda.
1. Mebuat sebuah analisis data dalam setiap transaksi
proses dalam membuat pembukuan kita dapat mengumpulkan data transaksi penjualan atau pengeluaran barang maupun pemasukan keuntungan pada setiap transaksi, anda dapat membuat data sebuah transaksi seperti halnya nota, kwitansi, surat perjanjian dan sebagainya. dari data - data yang telah kita kumpulkan tersebut kita dapat membuat analisa pengeleruan maupun pemasukan untuk melancarkan anggaran bisnis yang kita jalankan.
2. Membuat jurnal catatan transaksi
setelah melakukan analisa pengumpulan data transaksi yang anda dapatkan kita dapat membuat sebuah jurnal catatan transaksi, anda dapat membuat data sepertihalnya tanggal, slip transaksi, nomor transaksi, keterangan transaksi, debet, kredit, saldo. langkah ini dapat anda lakukan setiap anda melakukan sebuah transaksi atau setiap harinya atau perminggu, namun akan lebih baik data yang anda masukan kedalam jurnal adalah ketika setiap ada transaksi baru terjadi agar data yang anda masukan lebih valid.
3. Membuat catatan data dalam buku besar
sebelumnya dalam sebuah jurnal catatan transaksi anda tidak dapat membagi dalam sebuah kategori - kategori atau dalam sebuah pengelompokan. Seperti halnya pemasukan, pengeluaran, hutang dan sebagainya, membuat catatan data dalam buku besar memang sangat penting mengingat setiap hari, minggu, bulan transaksi yang terjadi harus ada dalam setiap pembukuan tersebut.
Dengan membuat
4. Mengukur data yang telah anda buat
Setelah anda membuat buku besar anda dapat mengukur keseimbangan saldo dan debit yg ada. Jika kesimbangan data tidak sama kemungkinan ada data yang belum anda catat sehingga besar saldo dan debet pada usaha yg anda jalankan tidak seimbang. Bahkan kemungkinan kesalahan penghitungan atau kelalaian anda dalam bertransaksi bisa membuat keseimbangan itu tidak sama hal ini dapat membuat anda kebingungan dalam melakukan transaksi selanjutnya, jika anda menemui hal seperti ini hal yang baik untuk anda lakukan adalah mengecek ulang data yang ada dari setiap transaksi dan pembukuan yang telah anda lakukan sampai tahap ini.
5. Membuat laporan keuangan
Setelah membuat pengukuran keseimbangan anda harus membuat laporan keuangan jika keseimbangan itu telah mencapai kesamaan, laporan keuangan ini adalah data yang menuju pada perhitungan laba,tuh,pengeluaran dan modal telah anda terima dan anda lakukan, dengan ini anda dapat mengetahui seberapa besar bisnis yang anda jalankan dan anda juga dapat melihat seberapa kuat bisnis anda tersebut agar tetap berjalan dengan baik, karena dari hasil keuangan inilah anda akan mengerti benar bisnis yang anda lakukan.
Chitika
Kumpulbloger.com
Statistik
Blog Archive
tipsbisnisan.blogspot.com. Powered by Blogger.